BARU SEUMUR JAGUNG, ASPAL PENYAMBUNG JALAN RIGID BETON DI DESA PADANG TRUCUK SUDAH HANCUR


Matalensa.my.id, BOJONEGORO 26/12/2025 — Proyek peningkatan jalan rigid beton di ruas jalan Pertigaan Desa Pagerwesi arah Desa Padang, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro menjadi sorotan keluhan warga. Alasan utama, aspal penyambung jalan rigid yang baru selesai dikerjakan sudah terlihat ambles dan hancur.
 
Kondisi aspal yang rusak tidak hanya mengurangi estetika pekerjaan, tetapi juga berpotensi membahayakan pengguna jalan. Keadaan ini semakin memburuk akibat hujan yang sering turun dan banyaknya truk pengangkut galian C yang melintas untuk keperluan pengurukan pembangunan Kawasan Industri Maju Perkasa (KDMP) di Desa Padang.
 
"Sih yo mas ngunukuwi ngaspal piye, lagek pirang dino kok wes njebrot aspale," ujar salah satu petani warga yang melintas jalan tersebut. (Artinya: "Iya mas, bagaimana dengan aspalnya ini? Baru berapa hari sudah mengelupas dan ambles," red.)
 

Masyarakat mulai mempertanyakan mutu dan kualitas pekerjaan, mengingat jalan rigid tersebut masih terbilang baru — belum genap satu tahun — namun sambungan aspalnya sudah rusak.
 
Berdasarkan papan informasi di sebelah selatan Pertigaan Pagerwesi, proyek jalan rigid tersebut dikerjakan oleh CV Kertas Sejati yang beralamat di Jalan Wonosari, Dusun Sendangkijing, Desa Sambeng, RT 010 RW 003, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, dengan nilai kontrak sebesar Rp7.350.251.000.
 
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek dan dinas terkait belum memberikan tanggapan atas keluhan warga mengenai kondisi aspal penyambung yang rusak.
 
Red/tim

Posting Komentar

0 Komentar