Matalensa.my.id ,BOJONEGORO, Jawa Timur 25 -22-2025 – Pembangunan U-Ditch di Desa Trucuk, Bojonegoro, yang dikerjakan oleh CV Rendra Jaya tengah dituduh tidak sesuai spesifikasi dinas dan harapan masyarakat. Kondisi proyek yang terlihat amburadul, tanpa penggunaan benang pembenar, struktur seperti ular berbelok-belok, dan elevasi yang tidak sesuai membuat warga khawatir: aliran air tidak akan lancar dan banjir akan kembali seperti dulu.
Dari pengamatan langsung di lokasi, beberapa bagian U-Ditch jelas tidak lurus – bentuknya bergelombang seperti ular – tanpa adanya benang pembenar yang seharusnya menjamin keakuratan garis dan kemiringan saluran. Beberapa material udit juga terlihat retak atau rusak bahkan sebelum pekerjaan selesai sepenuhnya.
"Kita tunggu proyek ini buat nghentikan banjir, tapi lihat aja kondisinya. Tanpa benang, pasti tidak lurus. Naik turunya juga salah – air pasti buntu dan malah membanjiri rumah kita lagi," ungkap Slamet (38), warga yang tinggal di tepi lokasi proyek.
Spek resmi dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bojonegoro yang diperoleh menyatakan bahwa U-Ditch harus dibangun dengan garis lurus, menggunakan benang pembenar, dan sesuai elevasi perencanaan untuk memastikan aliran air mengalir ke saluran utama dengan optimal. Namun, kondisi lapangan tampaknya jauh dari kriteria tersebut.
Sampai saat ini, baik CV Rendra Jaya sebagai pengusaha pekerjaan maupun dinas terkait belum memberikan tanggapan resmi terhadap kekhawatiran warga. Rilis ini akan terus melacak perkembangan, termasuk apakah akan ada pengecekan teknis atau perbaikan terhadap proyek yang sedang berjalan
Red/tim
0 Komentar