Matalensa.my.id, Malang, 4 Desember 2025 – Seluruh Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Sidoarjo mengikuti retret di Puslat Rindam V/Brawijaya Malang selama tiga hari, mulai 3-5 Desember 2025. Ratusan Kades ini dididik untuk menjadi pemimpin yang berintegritas dan kapabel oleh para pelatih dari anggota TNI Rindam V/Brawijaya Malang. Selain itu, mereka juga akan mendapatkan materi dari Polresta, Kejaksaan, dan KPK. Retret ini merupakan bagian dari Program Pelatihan Desa Beraksi atau Desa Bersih dan Anti Korupsi yang diselenggarakan oleh Pemkab Sidoarjo.
Pelatihan Desa Beraksi dibuka oleh Bupati Sidoarjo H. Subandi pada Rabu (3/12/2025). Bupati menyatakan bahwa program ini adalah upaya pencegahan korupsi di tingkat desa. Melalui program ini, diharapkan tata kelola desa yang bersih, transparan, partisipatif, dan akuntabel dapat terwujud.
"Program ini selaras dengan kebijakan nasional yang tertuang dalam Peraturan Presiden nomor 54 tahun 2018 tentang strategi nasional pencegahan korupsi, yang menegaskan pentingnya pencegahan melalui penguatan tata kelola dan partisipasi masyarakat," ujarnya.
Bupati H. Subandi menekankan agar Program Desa Bersih dan Anti Korupsi bukan hanya sekadar slogan, tetapi menjadi kewajiban moral dan administratif yang harus diwujudkan bersama. Ia menyoroti beberapa hal yang harus menjadi perhatian bersama:
1. Transparansi dan Akuntabilitas: Semua perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan kegiatan desa harus terbuka untuk publik dan terdokumentasi dengan baik. Laporan keuangan dan penggunaan anggaran wajib dapat diakses oleh masyarakat dan aparat pengawas.
2. Partisipasi Masyarakat: Pemerintah desa harus melibatkan warga dalam perencanaan dan pengawasan program desa, sehingga keputusan yang diambil benar-benar untuk kepentingan bersama.
3. Penguatan Kapasitas Aparatur Desa: Kepala desa dan perangkat desa harus terus meningkatkan kompetensi administrasi, pengelolaan keuangan, dan etika publik, seperti melalui kegiatan pelatihan ini.
"Kepada seluruh peserta, ikutilah pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, terapkan ilmu yang diperoleh, dan jadilah teladan bagi masyarakat. Bersama kita wujudkan desa yang bersih, akuntabel, dan berdaya demi kesejahteraan warga Kabupaten Sidoarjo," pintanya.
Bupati H. Subandi menegaskan bahwa Program Pelatihan Desa Beraksi merupakan bentuk komitmen bersama untuk memperkuat integritas pemerintahan desa. Kepala desa harus mampu meningkatkan etos kerja dan menjaga kedisiplinan dalam menjalankan roda pemerintahan. Ia mengingatkan agar tidak ada penyelewengan wewenang yang mengakibatkan kerugian negara atau masyarakat, dan setiap bentuk penyalahgunaan anggaran, kolusi, atau nepotisme akan ditindak sesuai aturan hukum dan peraturan yang berlaku.
"Pemerintah kabupaten akan mendukung mekanisme pengawasan, pelaporan, dan sanksi untuk menjaga integritas pemerintahan desa," tegasnya.
(RED TIM)
0 Komentar