Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, bertindak sebagai inspektur upacara. Turut hadir Wakil Bupati Nurul Azizah, jajaran Forkopimda, perwakilan TNI-Polri, ASN, pelajar, serta organisasi kepemudaan.
Dalam amanatnya, Bupati Setyo Wahono menyampaikan pesan dari Menteri Sosial Republik Indonesia, menekankan pentingnya meneladani perjuangan para pahlawan. "Kemerdekaan ini tidak diraih dengan mudah. Para pahlawan berjuang dengan keberanian, keikhlasan, dan semangat kebersamaan. Kini tugas kita adalah melanjutkan perjuangan mereka melalui kerja nyata, menjaga persatuan, dan menguatkan solidaritas," ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemkab Bojonegoro memberikan tali asih dan penghargaan kepada sejumlah veteran dan janda perintis kemerdekaan. Beberapa penerima penghargaan antara lain H. Ibnu Sujanto, Supi, Sumarlan, Nuri, Abdul Rohim, Wardoyo, Ronji, Adi Tri Laksono, Simpen atau Janda Wakiran, dan Masirah atau Janda Duradjak.
Bupati menegaskan komitmen Pemkab Bojonegoro untuk terus memberikan perhatian dan penghargaan kepada para pejuang dan keluarga veteran.
Setelah upacara, acara dilanjutkan dengan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Bojonegoro. Bupati bersama Forkopimda memimpin prosesi ini sebagai simbol penghormatan dan doa bagi para pahlawan.
Momentum Hari Pahlawan ini menjadi pengingat bagi masyarakat Bojonegoro untuk terus meneladani nilai perjuangan, persatuan, kepedulian, dan gotong royong. Dengan tema nasional “Pahlawanku, Teladanku”, peringatan ini diharapkan dapat menggelorakan semangat untuk terus membangun negeri dengan semangat keikhlasan dan kebersamaan.
"Mari jadikan semangat pahlawan sebagai kekuatan untuk membawa Bojonegoro lebih maju dan Indonesia lebih kuat," tutup Bupati Wahono
Tim/red
0 Komentar