Matalensa.my id, Padang,27 November 2025 – Hujan lebat yang mengguyur Sumatera Barat sejak beberapa hari terakhir menyebabkan banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah, termasuk Kota Padang Panjang. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 25 November 2025, dan mengakibatkan ribuan warga terdampak serta terganggunya aktivitas sehari-hari.
Di Padang Panjang, longsor dilaporkan terjadi di jalur lintas utama yang menghubungkan Padang dengan Bukittinggi, tepatnya di Kelurahan Silaiang Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat. Akibatnya, arus lalu lintas lumpuh total dan proses evakuasi warga yang terdampak segera dilakukan.
Selain Padang Panjang, banjir dan longsor juga melanda 13 kabupaten dan kota lainnya di Sumatera Barat, termasuk Kota Padang dan Pariaman. Ribuan warga terpaksa mengungsi untuk menghindari dampak lebih lanjut dari bencana ini.
Hingga laporan ini dibuat, belum ada laporan mengenai korban jiwa. Namun, kerugian materi diperkirakan cukup besar. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, dan relawan kebencanaan setempat terus berupaya melakukan evakuasi, pendataan, dan penyaluran bantuan kepada para korban.
Di Padang Panjang, selain longsor, laporan pohon tumbang juga diterima dan menyebabkan gangguan akses di jalur utama. Pemerintah daerah dan petugas terkait terus berupaya melakukan penanganan cepat, termasuk mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman untuk meminimalkan risiko.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah menetapkan status darurat bencana dan menginstruksikan seluruh pihak terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta mempercepat penanganan dampak banjir dan longsor.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama bagi yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor. Informasi terkini mengenai perkembangan situasi dapat diperoleh melalui saluran komunikasi resmi dari BPBD dan pemerintah daerah setempat.
Tim/red
0 Komentar