Bojonegoro - matalensa.my.id - Rabu siang, 3 September 2025, puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Bojonegoro bersatu dalam aliansi yang solid. Mereka menggelar aksi demonstrasi damai di depan Kantor DPRD Bojonegoro, menyuarakan aspirasi dengan lantang namun tetap tertib. Aksi yang dimulai pukul 14:00 WIB ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kritis dan kepedulian generasi muda terhadap isu-isu bangsa masih terus membara.
Dengan membawa sejumlah tuntutan penting, mahasiswa mendesak para wakil rakyat untuk segera mengesahkan Undang-Undang tentang Perampasan Aset, sebuah langkah yang diharapkan dapat memberantas korupsi hingga ke akar-akarnya. Selain itu, mereka juga menuntut pembatalan tunjangan bagi pegawai DPR yang dianggap kurang tepat di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Tak ketinggalan, mereka juga menyoroti kasus Arfan yang masih menjadi perhatian publik, mendesak pihak kepolisian untuk mengusutnya secara transparan dan tanpa pandang bulu.
Sebagai bentuk ekspresi kekecewaan terhadap kinerja pemerintahan, mahasiswa menempelkan berbagai foto di pagar dan tembok gedung DPRD. Aksi simbolis ini menjadi pesan kuat bahwa mereka tidak akan tinggal diam melihat ketidakadilan dan ketidakberesan yang terjadi di negeri ini.
Meski diwarnai dengan orasi-orasi pedas yang mengkritik kebijakan pemerintah, aksi demonstrasi ini tetap berjalan kondusif. Massa aksi menunjukkan kedewasaan dalam menyampaikan pendapat, tanpa terpancing emosi atau melakukan tindakan anarkis. Setelah menyampaikan aspirasi dengan tuntas, mereka membubarkan diri secara tertib, meninggalkan kesan positif bagi masyarakat Bojonegoro.
Untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama aksi berlangsung, aparat gabungan dari Polri, TNI, Brimob, dan Dinas Perhubungan disiagakan di sekitar lokasi. Kehadiran mereka memberikan rasa aman bagi para peserta aksi dan memastikan kelancaran arus lalu lintas di Jalan Veteran.
Aksi damai mahasiswa Bojonegoro ini menjadi cermin bagi kita semua bahwa perubahan ke arah yang lebih baik hanya dapat terwujud jika seluruh elemen masyarakat berani bersuara dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan bangsa. Semoga aspirasi yang disampaikan oleh para mahasiswa ini dapat didengar dan diwujudkan oleh para pemangku kebijakan.
(gendut)


0 Komentar