Bronjong Kali Brangkal Rusak Parah, Warga Kepohbaru Geram, Diduga Proyek PU SDA


Matalensa.my.id –Bojonegoro, 03 November 2026 – Proyek bronjong di Kali Desa Brangkal, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, menuai sorotan tajam dari warga. Pasalnya, proyek yang baru seumur jagung itu sudah mengalami kerusakan yang cukup parah. Proyek ini diduga merupakan proyek dari Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA).
 
Warga setempat mengeluhkan bahwa proyek yang terkesan siluman ini, karena tidak adanya papan informasi proyek dan papan K3, baru berjalan beberapa bulan, bahkan ada yang baru beberapa minggu, sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan yang signifikan. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan kualitas pekerjaan dan potensi bahaya yang ditimbulkan.
 
"Kami sangat kecewa dengan hasil proyek ini. Baru saja selesai, bronjongnya sudah banyak yang jebol dan bergeser. Ini sangat membahayakan, apalagi kalau debit air sungai sedang tinggi," ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
 
Pantauan di lapangan menunjukkan, beberapa bagian bronjong terlihat ambles, kawat pengikatnya putus, dan sebagian bulunya batu-batu pengisi bronjong berserakan. Selain itu, tidak adanya papan informasi proyek membuat warga kesulitan untuk mengetahui detail proyek, seperti anggaran, kontraktor pelaksana, dan jangka waktu pengerjaan.
 
"Kami tidak tahu ini proyek siapa, anggarannya berapa, dan siapa yang bertanggung jawab. Tidak ada papan informasi sama sekali," keluh warga lainnya.
 

Kondisi ini diperparah dengan tidak adanya papan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di sekitar lokasi proyek. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai standar keselamatan yang diterapkan dalam proyek tersebut.
 
Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk menindaklanjuti permasalahan ini. Mereka mendesak agar dilakukan audit terhadap proyek bronjong tersebut dan meminta kontraktor pelaksana bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi.
 
"Kami minta pemerintah segera bertindak. Jangan sampai proyek ini mangkrak dan membahayakan warga," tegas salah seorang tokoh masyarakat Desa Brangkal.
 
Hingga berita ini diturunkan, pihak PU SDA belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan keterlibatan mereka dalam proyek ini

(HNT/RED)

Posting Komentar

0 Komentar