Bojonegoro, matalensa.my.id – Guna memperkuat ketahanan nasional, Kodim 0813 Bojonegoro menggelar pembinaan falsafah hidup berbangsa dan bernegara di Gedung Ahmad Yani Makodim, Kamis (16/10). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran ideologi dan wawasan kebangsaan (Wasbang) di kalangan masyarakat.
Mengusung tema "Membangun Karakter Bangsa di Era Globalisasi Melalui Pembinaan Falsafah," acara ini melibatkan berbagai elemen masyarakat Kabupaten Bojonegoro, termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, mahasiswa, dan perwakilan organisasi kemasyarakatan.
Kapten Inf Surahmat, koordinator kegiatan, menjelaskan bahwa pembinaan ini bertujuan membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya ideologi bangsa sebagai dasar menjaga persatuan dan kesatuan.
"Falsafah hidup berbangsa dan bernegara bukan sekadar konsep teoritis, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari," ujarnya. "Kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga nilai-nilai luhur bangsa. Kami berharap kegiatan ini dapat menggugah semangat cinta tanah air dan memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga keutuhan NKRI."
Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, S.T., dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kasdim Mayor Inf Marwoko Suwandono, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan program dari Komando Atas untuk menjaga silaturahim antara Satkowil dan masyarakat.
"Tujuannya adalah mewujudkan hubungan yang baik antara TNI AD dan masyarakat, menciptakan kehidupan bermasyarakat yang aman, tentram, dan dinamis, serta meningkatkan pemahaman tentang Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika dalam menjaga kedaulatan NKRI," kata Mayor Inf Marwoko Suwandono.
Dandim 0813 Bojonegoro juga menambahkan bahwa fungsi teritorial merupakan pusat kekuatan pertahanan dan berfungsi membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. TNI memiliki tugas pokok menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, serta melindungi seluruh bangsa dan tumpah darah Indonesia dari segala ancaman.
Sasaran dari kegiatan ini adalah tercapainya pemahaman masyarakat tentang tugas dan peran TNI AD di era globalisasi dan digitalisasi, terjalinnya hubungan harmonis antara TNI AD dan masyarakat, meningkatnya pemahaman tentang Pancasila, serta terwujudnya kesamaan persepsi tentang Bhinneka Tunggal Ika dalam menjaga kedaulatan NKRI.
Kegiatan ini diisi dengan pemaparan materi oleh narasumber dari TNI mengenai toleransi umat beragama, pembentukan jaring mitra karib, serta pembinaan jaring mitra karib yang sudah terbentuk
(Tim/red)
0 Komentar