Kenaikan Tunjangan DPRD NTT, Founder Merdeka Institut: Kebijakan yang melukai hati Rakyat.



Nusa Tenggara Timur - matalensa.my.id  - Publik NTT dihebokan dengan pemberitaan tentang kenaikan tunjangan perumahan dan transportasi DPRD NTT yang begitu fantastis mencapai miliaran rupiah dalam Pergub 22 & 72 Tahun 2025.


Founder Merdeka Institut, Alvino Latu, menyampaikan bahwasanya keputusan menaikan tunjangan oleh DPRD NTT sangat melukai hati Rakyat NTT, apalagi ditengah situasi ekonomi yang sulit dan ini menunjukan lembaga legislatif tidak punya empati moral dengan kondisi masyarakatnya sendiri.


Selain itu, kenaikan tunjangan ini bertentangan dengan semangat efisiensi yang sedang dilakukan Presiden Prabowo dan ini sungguh sebuah kontra produktif dengan situasi daerah yang miskin ekstrem tinggi, stunting dan utang daerah yang menumpuk.


Dan saya juga membaca secara politik, kenaikan ini bagian dari kompromi kepentingan antara eksekutif dan legislatif. oleh karena itu dengan tegas kita mendesak Gubernur dan DPRD NTT untuk batalkan kenaikan tunjangan ini.


(Alvino Latu).

Posting Komentar

0 Komentar