Jepara – matalensa.my.id - Sebuah sound system yang disiapkan untuk pertunjukan orkes dalam acara hajatan warga di Desa Tengguli RT 8/2, Dukuh Sogo Kemloko Manis, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, terbakar pada Kamis (21/8/2025) sore.
Peristiwa nahas itu diperkirakan terjadi akibat korsleting listrik. Menurut keterangan saksi mata, api muncul menjelang waktu magrib saat perangkat sedang diuji coba. “Api tiba-tiba muncul dari dalam sound system, langsung membesar. Kami berusaha memadamkan dengan alat seadanya, tapi sudah terlambat,” ujar seorang warga.
Sound system tersebut dioperasikan menggunakan genset milik Enik, warga Desa Lebak, Kecamatan Pakis Aji, Jepara. Setelah diisi solar dan dinyalakan, genset diduga memercikkan api hingga akhirnya terjadi kebakaran.
Kapolsek Bangsri, AKP Sukresno, membenarkan insiden tersebut. “Info dari lapangan, setelah genset diisi solar lalu dinyalakan, timbul percikan api kemudian terjadi kebakaran. Untuk korban jiwa nihil,” ungkapnya.
Beruntung, kobaran api tidak sampai merembet ke lokasi hajatan maupun permukiman warga. Namun, seluruh perangkat sound system, bak truk, dan genset mengalami kerusakan parah. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini dapat masuk dalam kategori kelalaian.
Dalam Pasal 188 KUHP disebutkan: “Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan kebakaran, ledakan atau banjir yang menimbulkan bahaya umum bagi barang, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun.”
Selain itu, Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan juga mengatur kewajiban penggunaan peralatan listrik sesuai standar keamanan untuk mencegah bahaya kebakaran dan kecelakaan.
Insiden ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan peralatan listrik, terutama saat menggunakan genset dan perangkat sound system berskala besar untuk acara hajatan.
(Red)


0 Komentar