Bojonegoro, matalensa.my.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pendidikan berwawasan lingkungan yang berkelanjutan. Salah satu langkah strategisnya adalah dengan memacu kembali Program Adiwiyata di berbagai sekolah. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, saat membuka kegiatan pembinaan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah, Senin (25/8/2025).
Program Adiwiyata ini adalah bagian integral dari visi pembangunan Bojonegoro, khususnya dalam menjaga kelestarian lingkungan," ungkap Nurul Azizah. Ia menjelaskan bahwa program ini menjadi prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029, yang meliputi pengelolaan sampah yang efektif, perluasan ruang terbuka hijau, dan peningkatan kebersihan lingkungan secara komprehensif.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro, Luluk Alifah, menambahkan bahwa pihaknya terus mendorong sekolah-sekolah untuk aktif dalam gerakan peduli lingkungan melalui Program Adiwiyata. "Upaya ini sangat penting untuk membentuk generasi muda yang memiliki kesadaran dan budaya ramah lingkungan," kata Luluk.
Hingga tahun 2023, Kabupaten Bojonegoro telah memiliki 217 sekolah Adiwiyata, mulai dari tingkat kabupaten hingga mandiri. Beberapa sekolah bahkan berhasil meraih predikat Adiwiyata Mandiri, sebuah pencapaian yang membanggakan dan menunjukkan dedikasi tinggi terhadap isu lingkungan.
Setelah sempat mengalami sedikit perlambatan, Program Adiwiyata kembali diintensifkan pada tahun 2025. Pemkab Bojonegoro menargetkan peningkatan jumlah sekolah yang berhasil lolos ke tingkat provinsi, nasional, hingga mandiri. Harapannya, sekolah-sekolah yang lebih muda dapat termotivasi dan menjadi penggerak utama untuk mencapai target tersebut.
Kegiatan pembinaan gerakan peduli lingkungan hidup di sekolah melibatkan 80 sekolah yang baru merintis Program Adiwiyata. Melalui kegiatan ini, Pemkab Bojonegoro berupaya memberikan pembekalan yang komprehensif, mendorong partisipasi aktif seluruh warga sekolah, menumbuhkan kreativitas, serta mengimplementasikan proyek-proyek pendidikan berkelanjutan di masing-masing sekolah.
Dengan langkah konkret ini, Pemkab Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk menyediakan pendidikan berkualitas yang berwawasan lingkungan, serta menciptakan generasi penerus yang peduli dan bertanggung jawab terhadap kelestarian alam.
(Gendut)

0 Komentar